Kamis, 15 Januari 2009

Apa itu Visi dan Misi?

Apa yang dimaksut dengan visi dan misi?
sebenarnya visi dan misi itu tidak se-ribet namanya, visi dan misi adalah sebuah pandangan ataupun tujuan yang akan ditempuh, Visi adalah sebuah kristalisasi dari rumusan tugas satuan organisasi. Visi lebih bersifat jangka panjang, jadi visi merupakan perwujudan model masa depan organisasi yang menjadi komitmen dan milik bersama seluruh anggota organisasi.
Sedangkan untuk Misi adalah lebih berupa sistem operasionalnya. Jadi misi adalah cara untuk mencapai visi tersebut. Pada umumnya misi mengandung alsan utama tentang keberadaan lembaga, masalah utama yang dihadapi, maupun falsafah, tatanilai dan kultur organisasi.
Contohnya adalah saya ingin membuat suatu media masa, lebih tepatnya majalah gratis atau free magazine

Visi:
Menjadi majalah anak muda yang gaya tanpa biaya dan menjadi salah satumedia pelopor gaya hidup anak muda masa kini.
Misi:
* Memberikan informasi seputar kehidupan anak muda.
* Menjadi referensi altinatif bagi anak muda
* Memberikan ide kreatif seputar kehidupan dan fashion anak muda.

Hal diatas merupakan salah satu contoh meskipun contoh yang diatas tidak begitu sempurna, tapi mungkin bisa memberikan sedikit gambaran akan sebuah Visi dan Misi.

Visi dan MIsi tidaklah hanya diperuntukan untuk perusahaan saja, tetapi setiap manusia yang masih bisa berfikir seharusnya memiliki visi dan misi, yang nantinya akan menuntun orang tersebut untuk mencapai tujuan hidupnya.

Rabu, 14 Januari 2009

Realitas GOLPUT di Indonesia

Pesta demokrasi diindonesia dikenal dengan PEMILU (pemilihan Umum)
dalam pesta demokrasi sewajarnya semua rakyat Indonesia memiliki hak suara yang sama untuk memberikan suaranya, tentunya untuk menentukan nasib baik Indonesia kecepannya, itulah kenapa PEMILU dikatakan pesta demokrasi rakyat.
Tahun 2009 ini merupakan tahun dimana pesta demokrasi akan berlangsung, tetapi dengan situasi masyarakat yang semakin lama semakin apatis dengan keadaan bangsa ini apakah pemilu 2009 ini akan menmjadi pesta demokrasi bagi rakyat Indonesia?
Pertanyaan ini mungkin sudah banyak timbul dibenak manusia yang gerah dengan keadaan, wajar saja karena keadaan masyarakat yang sudah tidak memiliki kepercayaan terhadap pemimpin menjadikan keadaan semakin runyam.
Apatis merupakan salah satu contoh kongkrit yang akan terjadi dalam waktu dekat ini, Pemilu yang menjadi simbol pesta demokrasi rakyat Indonesia ini, kini terancam dengan bakal adanya Golput yang mencapai angka 40%.
Siapakah yang harus disalahkan? kalau dilihat secara seksama Golput merupakan suatu pilihan, yaitu pilihan untuk tidak memilih, jadi sah-sah saja apabila masyarakat untuk golput.
Sering kita mendengar dan melihat dimedia massa banyak orang menggiring opini masyarakat untuk tidak golput, tetapi cara menggiring masyarakat untuk tidak golput sangatlah tidak nyata, karena kebanyakan orang hanya m,enggunakan ajakan tanpa adanya solusi kongkrit umtuk meyakinkan masyarakat untuk golpu.
Bagaimana masyarakat tidak golput jika para pemimpin hanya mengejar publisitas semata, menyebar janji, tampil didepan publik dengan berbagai macam trik yang tujuannya adalah untuk membohongi publik.
Hal inilah faktor utama menjadikan masyrakat Indonesia untuk enggan memberikan suaranya kepada calon pemimpin yang hanya bisa memberikan ribuan janji tanpa realitas yang pasti.
Dan jika Golput tetap terjadi secara besar besaran, bagi para pemimpin yang berkuasa apakah mereka berhak untuk memimpin masyarakat Indonesia yang sebenarnya mereka tidak percaya kepada mereka!

Bismillah: Pengumuman

Bismillah: Pengumuman
http://yomatimessuryadi.blogspot.com

Bismillah: Pengumuman

Bismillah: Pengumuman

Selasa, 23 Desember 2008

RING BACK TONE

Minggu, 21 Desember 2008

nidji on the stage

Rabu, 12 November 2008

keberadaan jamsostek dipertanyakan

Keberadaan Jamsostek Dipertanyakan

PT.Jamsostek merupakan salah satu perusahaan negara yang memiliki Visi “Menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat optimal bagi seluruh peserta, yang mengutamakan kekselamatan tenaga kerja indonesia.
Hingga saat ini keberadaan jamsostek masih belum banyak dikenal oleh masyarakat pekerja, yang notabene masyarakat pekerja merupakan target dari PT. Jamsostek, dengan ketidak populeran dari sebuah perusahaan tentunya tidak akan bisa melaksanakan tujuan dari perusahaan tersebut.
Hal ini juga diungkap dan dirasakan oleh banyak pihak yang selalu berkecimpung dengan permasalahan Buruh Indonesia salah satunya diungkapkan oleh Mantan Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia yang juga Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Eggi Sudjana, Jumat (29/7) bahwa beliau menilai manfaatan PT Jamsostek tidak pernah bertambah sejak didirikan, malah menjadi ajang korupsi para pejabat yang mengelola. Dibubarkan saja dan diganti dengan wali amanat ungkapnya.
Ungkapan ini merupaka sebuah ungkapan yang sangat keras bagi PT. Jamsostek, dan tentunya ungkapan itu tidak berdasarkan ungkapan belaka, tetapi merupakan sebuang ungkapan yang memiliki dasar yang kuat, karena Eggi sudjana telah halang melintang dalam bidang ketenaga kerjaan.
Pernyataan senada juga dikemukakan Ketua Umum SBSI Rekson Silaban. Selama bertahun-tahun, kepesertaan Jamsostek yang aktif hanya sekitar tujuh juta orang dari sekitar 25 juta buruh yang terdaftar. Jamsostek tidak memiliki kekuatan untuk menekan perusahaan agar mengikutsertakan buruhnya dalam jaminan sosial.
Selain itu, Jamsostek hanya mengurusi sektor formal, padahal jumlah buruh di sektor informal hampir mencapai 65 persen-70 persen dari total pekerja. Rendahnya upah buruh juga mengakibatkan iuran yang dibayarkan untuk jaminan sosial tidak signifikan.
Dengan venomena yang terjadi pihak jamsostek seharusnya berkaca kepada dasar pemikiran terbentuknya Jamsostek, sehingga akan menciptakan sebuah kesejahteraan kepada tenaga kerja indonesia, dan tentunya dengan harapan yang sangat besar, PT Jamsostek berlangsung hingga kini hanya berdasarkan sebagai perusahaan yang menacari keuntungan semata tanpa adanya kinerja yang jelas dari perusahaan.
Harapan besar sebenarnya bertumpu dengan keberadaan Jamsostek karena Indonesia tercinta ini memiliki nama lain yang sangat terkenal yaitu NEGARA BURUH, ngri yang menciptakan banyak buruh bahkan sampai buruh di Export keluar negri.
Dari berbagai pihak sangat menyayangkan dengan keberadaan jamsostek yang tidak konsekuen dengan Visi dan Misinya, semakin berkepanjangan negara ini akan semakin terpuruk dengan krisis kepercayaannya dan ahir cerita masa perbudakan akan hadir pada masa reformasi ini.

apakah makna hari kemerdekaan buat anda?


ShoutMix chat widget